Saturday, April 22, 2017

Kenapa?


  • Kenapa harus magang di Konsultan Komunikasi? 
  • Kenapa bukan magang di Rumah Sakit? 
  • Kenapa tidak jaga klinik saja sebagai dokter pengganti?
  • Kenapa harus jauh-jauh ke Kuningan untuk ngantor? 
  • Kenapa harus susah payah naik Transjakarta untuk ke kantor pagi dan sore berdesakkan?


Pertanyaan ini sudah banyak yang menanyakan kepada saya dan inilah jawaban saya yang saya rangkum dalam sebuah blogpost. Saya akan mencoba menjawabnya menggunakan 5W + 1H. Mulai dari kenapa saya magang, kapan waktu saya magang, dimana saya magang, siapa saya sesungguhnya yang membuat saya magang, apa yang menjadi tujuan saya, dan bagaimana magang ini berdampak untuk saya.

Why?
Saya suka dengan dunia komunikasi sebagai industri sejak SMA, saya sempat ingin melanjutkan ke pendidikan jurusan komunikasi namun orang tua saya tidak merestui keinginan tersebut. Saya juga tertarik dengan isu sosial, politik, ekonomi, kesejahteraan, dan kesehatan yang merupakan konsumsi obrolan saya sehari-hari. 

When?
Saya punya waktu kosong kurang lebih 6 bulan sejak selesai Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) hingga menuju keberangkatan ke tempat internship sebagai dokter internship, saya memilih magang selama 2 bulan, mulai pertengahan Mei sampai akhir Juni.

Where?
Karena saya sudah pernah belajar otodidak tentang komunikasi dan mendalami pembahasan isu yang saya gemari selama 5 tahun lamanya di Sinergi Muda dan Indonesian Youth, saya mencoba belajar di wadah yang lebih terstruktur yaitu perusahaan, pilihannya agensi atau konsultan. Setelah saya teliti dan cari, kantor tempat magang saya adalah perusahaan konsultan yang sangat terstruktur dan isu yang dibahas adalah ekonomi dan sosial, politik, oil and gas, energy, mining, finance and insurance, palm oil, hal-hal yang saya suka. 

Who?
Tujuan akhir saya adalah menjadi saya yang lebih baik dan seseorang yang berbeda dari lainnya. Yang membedakan satu orang dan lainnya adalah pengalamannya. Kita bisa menempuh pendidikan yang sama persis, tapi keberanian mengambil pengalaman lain membuat kita lebih cakap di bidang yang kita gemari.

What?
Karena berkaitan dengan mimpi saya menjadi seorang expert di bidang Health Administration, saya yakin saya perlu terbiasa dengan proses, birokrasi, administrasi dan policy-making. Services di kantor ini yang saya pelajari: public affair, stakeholder management, dan media relation. Saya juga harus belajar budaya bekerja di perusahaan atau organisasi pemerintah. Dan saya memaksa diri saya untuk mempelajarinya.

How?
Langkah ini kecil, saya tidak tahu tepat atau tidak. Yang saya tahu ini langkah yang harus saya tempuh sebelum saya melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Ini akan menjadi sebuah momentum saya keluar dari zona nyaman saya selama ini, dan saya bangga pada diri saya dapat melakukannya.

Demikian, semoga cukup menjawab pertanyaan,

No comments:

Post a Comment