Posts

Showing posts from January, 2017

Romantic Comedy Movie from 20th Century

Image
Selain membaca, menonton film mungkin salah satu hobi yang hampir setiap hari saya lakukan dengan senang hati, bukan cuma untuk hiburan saja tapi banyak sekali yang bisa saya pelajari dari sebuah film. Ketemu orang yang sesuai untuk diajak ngobrolin film juga pasti membahagiakan kan, percaya atau tidak tapi selera film bisa memudahkan koneksi antar dua orang, karena saya bisa berjam-jam membicarakan film atau serial yang saya suka dengan satu orang tertentu sampai dengan gossip terbaru pemerannya. Beberapa hari terakhir saya senang sekali menonton film-fim Hollywood tahun 80an dan 90an. 90an mungkin terdengar belum terlalu jauh ya tapi kalau dilihat dari film-film produksinya, sangat berbeda menurut saya. Nah bicara tentang genre, kayaknya ketebak kalau saya suka sekali genre komedi romantis. Karena ya, cewek banget dan indah untuk ditonton, walaupun abis nonton bisa mewek karena ingin punya cerita yang sama. Nah setelah ini, saya akan sedkit cerita beberapa film romcom (romantic comed…

If you can dream it, you can do it

Image
Saya yakin banyak sekali yang sudah pernah mendengar quote “If you can dream it, you can do it.” Yang dengan mudah dapat menggebu semangat kita untuk mencapai mimpi-mimpi karena kalau bisa dijadikan impian, pasti suatu saat hal tersebut bisa terwujud. Nah, saya punya pengertian yang sedikit berbeda tentang quote ini. Dari kecil mungkin ibu saya sudah sadar kalau saya anak yang punya banyak mimpi. Dan setiap saya mengutarakan sebuah mimpi ke ibu saya, beliau selalu menasihati berbagai macam kata-kata untuk mengusir keraguan atau keinginan saya untuk menyerah dan mundur, seperti… “Berprasangka baik-lah kepada Allah, jangan mikir kalau ngga tercapai duluan…” “Kalo kamu bisa jadikan itu impian, pasti itu bisa juga jadi kenyataan…” “…dan lain-lain.” Kemudian setelah terbiasa dengan kata-kata ibu saya, saya menemukan quote “If you can dream it, you can do it.” Awalnya saya berpikir “Wah ini kata-kata ummi!” Hahaha. Karena sudah terbiasa dengan kata-kata itu dan improvisasi khas ibu saya, saya m…

"Kak Coasssssssss...!" part 2

Image
Setelah cerita coass tahun pertama di postingan berikut ini, saya ingin cerita tentang coass tahun kedua. Di tahun kedua, stase yang saya lewati tentunya tidak sebanyak pada tahun pertama, ya karena stase saya lebih banyak minor dibandingkan mayor dan sudah saya lewati banyak di tahun pertama, sehingga tahun kedua lebih fokus ke stase mayor dan stase penting. Mari kita mulai…
Sebelumnya, saya harus menjelaskan beberapa perbedaan yang ada di kampus saya. Jadi setelah saya hitung-hitung, total stase saya selama coass 2 tahun adalah 18 stase, wow kan! Mulai dari minor: kulit dan kelamin, mata, telinga hidung dan tenggorokan, geriatri, saraf, paru, anestesi, emergency, jantung, forensik, dan psikiatri. Kemudian stase mayor: kebidanan dan kandungan, ilmu penyakit dalam, anak, dan bedah. Ada juga stase elektif selama 1 bulan dimana coass akan dipilihkan stase elektif yang pilihannya ada: radiologi di RSUP Fatmawati (2 minggu), rehab medik di RSUP Fatmwati (2 minggu), RS Ketergantungan Obat …