Tuesday, May 17, 2016

Biru

Biru, khususnya biru tua adalah warna kesukaan saya mungkin sejak saya lahir. Kenapa saya bilang sejak saya lahir? Karena seumur hidup saya, saya belum pernah suka dengan warna lain selain biru. Waktu kecil saya pernah bingung ingin memilih warna kesukaan saya, lalu saya bertanya kepada ibu dan kakak-kakak saya apa warna kesukaan mereka, semua menjawab biru. Setelah itu saya menyatakan pada diri saya bahwa warna kesukaan saya adalah biru.

Ada beberapa fakta tentang saya dan warna biru.
  1. Ibu dan kedua kakak kandung saya serta saya suka warna biru. Kami sekeluarga suka warna biru kecuali ayah saya, yang tidak punya warna kesukaan tertentu.
  2. Biru yang saya suka bukan sembarang biru. Tapi biru tua, atau navy. Saya tidak suka warna biru biasa, terlebih lagi biru elektrik. Kalau biru muda... Ya masih suka sedikit.
  3. 99% barang kepunyaan saya berwarna biru; bisa biru muda, biru biasa, hingga biru tua.
  4. Jika saya ingin membeli sesuatu tapi warna biru barang itu tidak tersedia, saya tidak akan membeli barang tersebut. Misalnya saya mau beli pulpen, tapi adanya yang pink, saya tidak jadi beli.
  5. Isi kotak pensil saya semua warna biru, kecuali pensil Faber Castell yang warnanya hijau. Tapi saya sempat berada dalam fase hanya mau pakai pensil Staedtler karena warnanya biru, supaya kotak pensil saya warnanya seragam.
  6. Isi tas saya juga semua warna biru, mulai dari tas, laptop map, mukena, kotak pensil, pouch make up, notebook, dompet, charger, payung, dan lain-lain.
  7. Jika saya ingin membeli sesuatu tapi tidak ada warna biru dari barang tersebut, saya akan memilih warna hitam, putih, atau abu-abu. Sebisa mungkin tidak pink, merah, kuning, apalagi hijau. Walaupun warna hijau mirip biru, tapi saya tidak suka hijau.
  8. Rumah saya warnanya biru, mulai dari cat, lantai, dan barang-barang seisinya.
  9. Kamar saya juga didominasi oleh warna biru. Mulai dari seprai, handuk, ember, kerangjang cucian, tong sampah, gantungan baju, rak-rak, keranjang-keranjang, bantal, dan sebagainya.
  10. Jika saya membutuhkan suatu barang dalam waktu cepat, saya akan pilih merek apa saja yang warnanya biru. Misalnya, saya kehabisan lotion dan tidak akan sempat ke mall untuk beli lotion saya biasanya, saya akan ke minimarket terdekat dan beli nivea, karena nivea warnanya biru. Saya juga lebih suka Aqua daripada Ades, karena warnanya biru.
Buat saya biru melambangkan saya. Biru bisa jadi tenang, tapi bisa juga meledak-ledak. Bisa kalem, bisa lincah. Biru juga melindungi, melingkupi tapi tidak lebih besar, berjalan beriringan. Biru juga melambangkan kebahagiaan yang sederhana, mudah didapat, dan bisa dinikmati siapa saja. Biru membuat orang lain melihat sesuatu sebagaimana apa adanya itu, tidak lebih atau tidak kurang. Biru membuat saya senang, karena kemewahannya, tapi juga selalu menunjukkan ingin jadi apa adanya.