My 2016 resolutions

Beberapa waktu lalu, saya sedang scroll timeline instagram, lalu saya bosan. Lalu saya membuka explore, mencari sesuatu yang menarik, kemudian saya menemukan gambar ini dan langsung saya screen capture.


Memulai tahun 2016 tentunya saya ingin memiliki beberapa resolusi, yang setelah saya renungkan dan pikir matang-matang, nampaknya tidak akan banyak jauh berbeda dengan resolusi tahun sebelumnya karena 2 tahun (sejak akhir 2014) ini fokus utama saya memang hanya menekuni dunia coass. Lalu saya mulai mencari resolusi baru yang bisa ‘menghidupkan’ 2016 saya dan menjadikan tahun ini ‘beda’ dari tahun sebelumnya. Dan senangnya akhirnya saya menemukan resolusi yang ringan tapi saya yakin akan jadi resolusi yang bisa ‘membedakan’ tahun ini dari sebelum-sebelumnya. Karena mencoba hal-hal baru adalah hal yang selalu menyenangkan, saya percaya itu.

·      Start a blog
Karena sudah punya blog ini sejak 2009, jadi yang perlu saya lakukan hanyalah mengaktifkannya kembali dan menghangatkan suasana yang sempat dingin di wadah ini. Jadi jangan kaget kalau akan ada post yang terus bermunculan di blog ini, semoga saya konsisten. Selain blog, saya juga akan mulai mengaktifkan diri kembali di media sosial dan mulai memberlakukan treatment yang berbeda dari setiap media sosial, jauh lebih menstrukturkan media sosial saya. Ini adalah eksperimen mini saya yang ingin saya lakukan pada media sosial saya sendiri setelah cukup belajar memegang media sosial lain. So you will see my name in your timeline more often!
  
·      Get out of debt
Soal keuangan, tahun 2015 sangat sangat baik bagi saya, Alhamdulillah. Bukan berarti saya punya pendapatan tetap atau punya sumber keuangan lain yang cukup stabil, tapi saya merasa keuangan saya di tahun 2015 sangat cukup. 85% wishlist 2015 saya berhasil saya beli dengan uang jajan saya, dan saya pun sempat melakukan beberapa eksperimen dalam menemukan jati diri berpakaian saya. Namun setelah saya sadari, saya masih memiliki pengaturan keuangan yang buruk sehingga saya meninggalkan hutang di beberapa teman, dan saya telah berjanji pada diri saya sendiri untuk melunasinya awal tahun ini, lalu menghilangkan kebiasaan berhutang dari diri saya. Wish me luck!

·      Simplicity your diet
Saya tidak pernah bilang saya diet, karena saya selalu gagal berdiet, entah kenapa. Ketika menurunkan berat badan hingga 10 kg waktu itu, saya lupa apa yang saya lakukan, karena itu terjadi begitu saja. Tapi sudah setahun terakhir saya makan nasi hanya 1/3 porsi orang-orang pada umumnya, hasilnya? Saya masih gendut. Jadi untuk tahun ini, mungkin saya akan mulai dengan makan ayam 2 minggu sekali, makan seafood 2 minggu sekali, makan gorengan seminggu sekali. Lalu saya makan apa? Jawabannya adalah... Ikan, hahaha. Daripada punya target yang muluk-muluk, saya rasa target sederhana dan bertahap terhadap makanan yang saya makan seperti tadi akan membawa perubahan yang baik bagi saya. I hope!

·      Plan for retirement
Karena saya tidak memiliki afiliasi yang memberatkan saya, saya bingung harus retire dari apa. But I plan for retirement of drama, drama, and drama. I plan to keep my circle small and close, so I can enjoy most of my time with my beloved and stay away from drama. Yuhu!

·      Take a writing class
Saya selalu ingin jadi penulis. Saya selalu ingin jadi penyair. Saya selalu ingin jadi sastrawan. Ini adalah keinginan saya sejak SD, sejak kecil. Mungkin karena memang saya suka bermain dengan bahasa, dan saya juga merasa memiliki kemampuan dengan bahasa. Saya terpikir untuk kembali mengingat keinginan masa kecil saya ini dan mulai mewujudkannya. Sekarang saya sudah lebih tahu ‘gaya’ saya seperti apa dan akan jadi penulis seperti apakah saya. Yang belum saya ketahui adalah, saya akan belajar di kelas menulis yang mana.  So, which class should I take?

·      Read one book per month
Kapan terakhir kali saya membaca buku? Sudah sangat lama... Sejak masuk kuliah, saya sangat jarang membaca buku, kecuali buku-buku sekolah saya. Dan senang sekali saya bisa memulai tahun 2016 ini dengan resolusi yang tepat, yaitu: membaca (setidaknya) satu buku setiap bulan, saya mulai dengan... The Alpha Girl’s Guide oleh Henry Manampiring.


·      Say goodbye to fake friends
Since I don’t think that I have any fake friends, so... This one doesn’t count. J

·       Join a free local meetup group
Saya sudah bergabung menjadi panitia Indonesian Youth Conference sejak tahun 2012, setelah 3 tahun menjadi panitia, tahun 2016 ini saya akan menjadi salah satu tim Digital bagi Sinergi Muda. Saya bisa sampai di posisi saat ini karena bertahun-tahun bekerjasama dengan orang-orang hebat. Anak muda yang bagi saya, luar biasa. Tidak pernah menghilangkan identitas mereka sebagai anak muda, tapi yang mereka lakukan selalu membuat saya kagum, melebihi dari apa yang orang dewasa dapat lakukan. Lalu, ketika saya akan mulai sesuatu di tempat lain, kadang saya bingung saya harus mulai dari mana. Bagaimana rasanya berkenalan lagi? Bagaimana rasanya menunjukkan performa terbaik lagi? Bagaimana rasanya memulai semua dari awal lagi? Kadang saya takut, tapi juga excited. Jadi... Nampaknya saya akan memulai bergabung dengan salah satu perkumpulan anak muda yang (semoga) kali ini berkaitan dengan bidang pekerjaan dan sekolah saya. Because I hope it can improve my skill, my knowledge, and enlarge my connection, Amen!

ID card Panitia IYC 2013-2014-2015
·      Exercise eighteen minutes every day
Ibu saya sedang mengejar-ngejar saya untuk bisa menurunkan berat badan sejauh mungkin sampai ke target saya setiap tahun yaitu 55 kg. Untuk mencapai berat badan tersebut saya harus kehilangan 20 kilogram dari berat badan saya sekarang. Bagaimana caranya? Yang saya inginkan sih... Mendaftar di salah satu gym yang dekat dengan Fatmawati. Tapi ibu saya tidak setuju. Lalu saya rasa yang paling mudah adalah... Berolahraga setiap hari. Sedikit tapi setiap hari. Kurang lebih 15 menit adalah waktu tempuh dari pintu kamar kosan saya hingga ke bangsal tempat stase saya. Namun resolusi ini menyebut 18 menit. Kalau waktu tempuh 15 menit yang saya lakukan untuk berjalan dari kosan saya sampai ke tempat saya bertugas saya lakukan bolak balik, maka itu sudah 30 menit. Hal itu sudah saya lakukan setahun namun saya masih saja... Gendut. Itu artinya kebiasaan berjalan kaki tersebut belum dianggap cukup sebagai exercise. Lalu saya memutuskan untuk... Berlari pagi atau lari sore SETIAP HARI. Bisa jam 5 pagi sampai jam 6 pagi ketika saya tahu sore-nya saya ada janji. Atau jam 5 sore hingga jam 6 sore disaat saya free. Apakah saya bisa? We’ll see!

What’s the best thing of making resolutions? No, it’s not about making it happen. But it’s about trying something new that you may think it’s impossible to you. Because once Nelson Mandela said “It always seems impossible until it’s done.” 

Comments

Popular posts from this blog

Self Improvement

Long Distance Relationship

Some Adjustments Part. I