Thursday, September 06, 2012

Bangkit dari Kemenangan!

Sudah hampir sebulan dari 19 Agustus 2012, tanggal jatuhnya Idul Fitri 1433 H. Dan saya masih susssaaah move on dari suasana serba lebaran, apalagi kumpul keluarga. Walaupun kedua keponakan saya sudah mulai bersekolah kembali di Sekolah Dasar, dan saya mulai ikut urusi belajarnya mereka, saya yang belum kuliah ini membuat suasana tetaaap seperti libuuur yang sangat panjang. Senang sekali, tapi kadang kangen juga sama suasana kuliah, hehehe.

Selamat Idul Fitri 1433 H. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mohon maaf atas segala kesalahan, semoga Ramadan kemarin kita menang! :)

Ibu-Bapak
Atas Ka-Ki: Kakak Ipar-Kakak pertama-Kakak kedua-Saya. Bawah Ka-Ki: Ibu-Keponakan kedua-Keponakan pertama-Bapak


 
Atas Ka-Ki: Kakak pertama-Kakak kedua-Saya. Bawah Ka-Ki: Bapak-Ibu
 
Saya-Ibu-Kakak ipar
Oh ya, update keadaan Bapak sekarang. Harusnya Bapak lanjut kemoterapi, sempat sekali kemoterapi di Balikpapan, keadaannya langsung memburuk sekali, akhirnya kita sebagai keluarga lebih seneng Bapak stop kemo, dan Alhamdulillah malah keadaannya tambah bagus, bisa makan apapun, apapun, oh ya apapun. Makan apa ajaaa. Kecuali cabe, nggak bisa cabe sedikitpun. Alhamdulillah sekali... Jadi sekarang Bapak kelihatan lebih segar, bisa makan apa aja, nggak minum obat kimia apapun, tapi tetap minum herbal, baik itu rebusan daun sirsak, propolis, tahitian noni, dan sebagainya.

Kepulangan ke Balikpapan kali ini bawaannya ya seneng. Alhamdulillah bisa ketemu keluarga besar semuanya dan bisa kumpul ngobrol-ngobrol. Trus bisa nemenin Bapak setiap hari. Dari masakin nasi goreng, air panas untuk mandi, mi rebus, trus juga kalau Bapak pengen makan ini itu aku bersedia membelikannya... Seneng bisa di rumah :)

Insya Allah kembali ke Jakarta hari Ahad, 9 September siang. Kembali ke... Kehidupan normal. Yap kehidupan normal. Kuliah, dan segala embel-embelnya. Sesungguhnya move on dari suasana Lebaran... Itu sangatlah sulit.

Itulah kenapa... Sulit sekali... Bangkit dari... Suasana kemenangan... :')

Sunday, September 02, 2012

What my dreams really are...

  1. Marry the one I love for these 5 years.
  2. Meninggikan derajat kedua orang tua dunia dan akhirat.
  3. Meningkatkan derajat kemapanan keluarga.
  4. Punya keluarga kecil sederhana, bahagia.
  5. Bisa sekolah di luar negeri, semoga bisa dapat beasiswa.
  6. Beli barang-barang yang dipengenin pakai duit sendiri.
  7. Jadi diri sendiri, sekeren-kerennya diri sendiri, dan senyaman-nyamannya diri sendiri untuk selamanya.
  8. Hidup di kota besar, being that "kelas menengah ngehe".
  9. Sholat dan ibadah yang rajiiin, tanpa putus, tanpa harap apa-apa, ikhlas semata-mata karena Allah.
  10. Bisa hidup dekat sama pacar.
  11. Punya banyak kenalan, relasi, orang-orang hebat.
  12. Lulus dokter tepat waktu.
  13. Jadi spesialis yang bisa bantu orang banyak dan masih sangat dibutuhkan. Antara Sp.THT, atau Sp.B.Onk.
  14. Lihat keponakanku bisa sekolah di sekolah bagus dan tumbuh luar biasa.
  15. Menyayangi keluarga inti dan keluarga besar lebih dari apapun dan selalu usaha ada untuk mereka.
  16. Lihat Bapak sehat, segar, makan banyak, dan hidup selayaknya sampai ajal menjemput, diampuni dosa-dosanya, dicukupkan amal ibadahnya.
  17. Tidak melakukan hal-hal yang tidak berasal dari 'hati'.
  18. Liburan ke Bali/luar negeri.
  19. Dapat beasiswa yang signifikan.
  20. Lihat Bapak dan Ibu umroh sesegera mungkin.
  21. If writing is not really something that I'm good at, then I have to find a new one...
  22. Being that fashionable as I & Agung like, not listening to others.
  23. Mencapai apa yang benar-benar ingin dicapai, bukan mencapai keinginan orang lain, bahkan my alter ego.
  24. Makan sebanyak-banyak bisa makan, dan seenak-enaknya makan, sebelum datang masa diet.
  25. Collecting adorable not expendable shoes as much as I could.
  26. Do not look or listen others, you are what you think, I'm the best me.
  27. Tetap membaca dan melihat sekeliling.
  28. Try to being moooreee Islamiii dan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam hidup selalu.
  29. Nurut sama bapak, ibu, kakak, dan Agung.
  30. Soal IP nggak perlu ditargetin, capek sendiri yang ada, jalanin aja semaksimal mungkin, semoga IP bisa selalu memuaskan!

Monday, June 04, 2012

Sembuhkanlah

Di blog ini saya pernah tulis saya kangen, saya rindu, saya sayang, saya ingin bertemu. Untuk siapa saya tulis biasanya? Untuk pacar, untuk sahabat, untuk teman-teman.

Keluarga saya sangat harmonis dan penuh kasih sayang, Alhamdulillah. Mungkin karena nikmat Allah yang begitu besar akan keluarga saya yang membuat saya terlena dan lebih menonjolkan peran sahabat dan teman-teman saya di kehidupan saya daripada keluarga saya sendiri. Saya menyayangi keluarga saya dan selalu berusaha mengutamakan keluarga. Saya memahami perbedaan dalam keluarga saya dan berusaha menjadikan perbedaan sebagai penguat. Saya sayang kedua orang tua saya, kedua kakak laki-laki saya, satu kakak ipar, dan dua keponakan laki-laki saya. Mereka berharga. Tapi mungkin itu semua belum cukup untuk Allah.

Idul Fitri tahun 2011 Ibu saya tidak sengaja tertumpah minyak goreng panas banyak sekali. Ibu teriak dan menangis. Ibu sempat lumpuh dari kegiatan sehari-harinya. Hampir dua bulan tidak bekerja karena hanya bisa mengesot dari kamar, kamar mandi, dapur, dan tempat-tempat lain di rumah. Sementara Ibu dan Bapak hanya berdua di rumah. Awal terkena, saya masih sempat merawat combustio Ibu, sampai akhirnya saya berangkat ke Jakarta untuk kuliah dan hanya tau kabar luka bakar Ibu dari foto yang dikirim lewat BBM. Saya sayang Ibu. Dan saya peduli, saya merawat, mengasihani Ibu yang kesakitan. Kata beliau, sakitnya lebih dari semua sakit yang pernah beliau rasakan. Dan buat Allah itu juga belum cukup.

Sampai ketika Januari 2012. Tiba-tiba Ibu dan Kakak kedua saya ada di Jakarta. Semua dirahasiakan dari saya sampai ketika saya melihat Bapak di Rumah Sakit Pertamina Pusat. Terlihat baik-baik saja. Ketawa ketiwi, sempat menitikkan air mata saat bertemu saya (saat itu kita dua bulan belum bertemu). Secara keseluruhan sehat. Tapi wajahnya ada yang beda, agak merot sedikit. Saya kira stroke, bukan. Saya tidak diberi tahu apa sakitnya, sampai saya membaca sendiri di notes Blackberry Ibu. Bapak kena kanker nasofaring, stadium IV. Di notes itu Ibu bilang Ia menangis mendengar kabar itu. Pertama kali membacanya, saya sedih, tapi belum terbayang apapun. Di mata saya, Bapak masih sehat dan kuat.

Sampai ketika dua bulan telah lewat. Seluruh rangkaian radioterapi 33kali dan kemoterapi 6kali yang harus Bapak jalani selesai juga, Alhamdulillah. Dua bulan yang berat untuk Bapak. Yang merasakan bagaimana lemasnya setelah kemoterapi. Banyak permintaan Bapak, ini itu. Apalagi Bapak sempat tidak bisa makan apapun. Saya belikan roti, puding, apapun asal beliau senang. Saat itu saya sempat mengeluh. Saya sempat malas-malasan kalau diminta ini itu. Tapi saya berusaha, dengan semua yang saya bisa, kalau harus tetap temani Bapak sampai terapi semua selesai. Sampai akhirnya Bapak kembali ke Balikpapan.

Bapak sudah dua bulan di Balikpapan. Harusnya Ia kontrol lagi ke Jakarta, tapi belum mau. Akhirnya kontrol di Rumah Sakit Balikpapan dan harus kemo lagi, metastasis sudah sampai saraf. Pendengaran dan penglihatan Bapak berkurang fungsinya. Saya menangis, sering sekali. Sering saat saya sendiri, sering di depan teman-teman. Berat rasanya tahu Bapak sedang berjuang melawan kanker tetapi saya tidak di sisinya menemani. Rasanya apapun yang bisa saya lakukan, ingin saya lakukan untuknya. Yang saya ingat sampai saat ini adalah, Bapak pernah bilang, "Kamu jadi dokter THT aja ya Nak, supaya bisa obati orang-orang yang sakitnya kayak Bapak (ca nasofaring)." Saya mengangguk dan menahan air mata. 

Modul Biologi Molekuler saya harus belajar tentang onkogenesis. Semua tentang kanker saya belajar. Dari tingkat molekuler, seluler, sel, hinggan organnya. Setiap saya baca, saya menangis, saya berhenti membaca. Setiap saya belajar, saya menangis, saya berhenti. Saya belum kuat. Apalagi ketika saya harus belajar prognosis, tentang 5-year survival rate, pedih rasanya. Apa Bapak bisa kuat sampai 5 tahun lagi? Apa Bapak bisa lihat aku jadi dokter? Apa Bapak bisa lihat aku jadi dokter spesialis? Apa Bapak bisa lihat aku menikah? Punya anak? Apakah umur Bapak sepanjang itu? Saya menangis lagi.

Sekarang, berat badan Bapak hanya 45kg dari awalnya 65kg. Sekarang Bapak aktivitasnya terbatas. Sekarang, Bapak tidak bisa makan seperti biasa. Sekarang Bapak kuruuus sekali. Saya ingin peluk. Saya ingin nangis di bahunya, saya ingin sungkem. 

Ada dua penyakit yang aku minta Allah sembuhkan. Satu, sudah pasti aku selalu meminta kesembuhan untuk Bapakku, kalau memang Allah berkehendak mengangkat penyakitnya, maka angkatlah dan sembuhkan kembalikan seperti semula, kalau memang tidak, maka berilah yang terbaik untuk Bapakku, dan ampuni semua dosa-dosanya, terima amal ibadahnya. Penyakit kedua adalah rinduku. Rinduku untuk Bapak yang bersemi sepanjang waktu. Walaupun aku dikirimi foto-foto Bapak. Diceritakan tentang Bapak. Tau kabar Bapak. Rasanya tak ada yang lebih berarti selain melihat Bapakku ada di dekatku. Aku mau cerita, aku mau Bapak dengarkan.

Ya Allah tolong sembuhkanlah...

Aku tahu Allah memberi ujian seberat ini karena Allah yakin aku kuat. Aku juga tau kalau aku kuat dan aku bisa, aku serahkan semua ke Allah, bukan berarti aku menyerah, aku yakin Allah tau yang paling baik. Aku disini belajar dan ingin menjadi orang yang dapat meninggikan derajat orang tuaku di mata Allah, semoga Allah melihat usahaku, Amin.

Ya Allah tolong sembuhkanlah... Rasa sakit Bapak. Kalau soal rinduku, Insya Allah aku bisa atasi.

Saturday, June 02, 2012

What Cancer Cannot Do...


It Cannot Cripple Love
It Cannot Shatter Hope
It Cannot Corrode Faith
It Cannot Destroy Peace
It Cannot Kill Friendship
It Cannot Suppress Memories
It Cannot Silence Courages
It Cannot Invade The Soul
It Cannot Steal Eternal Live
It Cannot Conquer The Spirit
--Author Unknown

Yep those are true! My father is cancer survival and I'm totally in love with him :)

Sunday, April 01, 2012

Recent Updates

1. Bapak akhirnya kembali ke Balikpapan tanggal 9 Maret lalu. setelah 2 bulan terapi di Jakarta. Pesawat jam 05.45 pagi, jam setengah empat subuh kita udah siap-siap ke bandara dari Rumah Sakit Pertamina Pusat. Bapak dan Ibu pulang ke Balikpapan, sementara aku kembali ke Ciputat, kakakku Mas Odi balik ke Bandung. Sudah hampir sebulan di Balikpapan, Bapak masih belum bisa makan. Sudah lepas NGT, tapi cuma bisa makan bubur yang di blender. But it's better for me. Sedih banget kalau liat bapak kemana-mana pakai NGT dan cuma minum susu dari NGT itu. Kemoterapi sama radioterapi bener-bener bikin Bapak kesiksa ternyata. Harapanku bapak tetep kuat dan semangat supaya bisa sembuh. Amin Ya Allah...
Seminggu sebelum pulang ke Balikpapan. Dipasang NGT :'(

Bapak habis kemo dan lagi di uap

2. 5 Maret aku mulai masuk kuliah lagi dengan modul Sel dan Genetika. Modul pertama di semester 2, dan modul pertama yang harus dijalani selama 7 minggu. Kaget dengernya pas tau bakal 7 minggu di modul ini. Sekarang sudah akan masuk minggu kelima. Siap-siap ujian ini itu, SEMANGAT! Modul ini juga akhirnya kenalan sama histologi. Mulai biasa deh ngeliat gambar-gambar jaringan ini itu, dan rasanya pelajaran biologi yang selama ini cuma menghapal, menghapal dan menghapal, jadi berasa nyata. Aku yang dari dulu lemah banget genetika juga mulai bisa di modul ini. Harapanku bukan cuma aku bisa ngerti semua pokok bahasan modul ini, tapi juga semoga nilai modul ini bisa bagus dan maksimal sesuai usahaku, Amin Ya Allah...
Praktikum Biologi, Hukum Mendel 1: Segregasi

jaringan kelenjar sebasea
jaringan ikat khusus pada tulang

3. Aku suka Glee. Suka dari SMA dulu gara-gara dikenalin teman-teman SMA. Sempet nggak ngikutin Glee lagi selama kuliah, dan akhirnya berhasil download semua episode-episode Glee Season 3. Dan download Glee Project! Hahaha tergila-gila sama Cameron Mitchell. Who doesn't? Entah kenapa semua lagu yang dibawain dia di Glee Project begitu aku denger versi aslinya aku jadi suka... Satu selera kali ya kita... Huehehehe coincidence? 

Cameron Mitchell <3







And visit http://www.youtube.com/user/cameronmitchellmusic to listen his music! :)

4. Just had a short trip to Bandung last week. 23-25 Maret, lumayan dapet 3 hari di Bandung. Agung jemput di Ciputat, aku sambil menyelesaikan urusan ini itu yang kalau hari kuliah nggak sempet aku kerjain. Trus ke Sogo PIM beliin Agung kado ulang tahun dia yang ke 18. Ulang tahunnya emang November lalu, tapi kan ketemunya jarang, makanya baru bisa dibeliin sekarang, hahahaha. Setelah selesai semua, kita ke Bandung! Macet dimana-mana, tiga setengah jam perjalanan ke Bandung. Hahaha yang long weekend kan nggak cuma kita, tapi semua orang juga... Seneng karena akhirnya bisa ketemu Agung lagi setelah nggak ketemu 3 bulan. Trus nginep di kosan Ajeng, seneng bisa main-main sama Ajeng walaupun bentaaar banget rasanya. Dan seneng bisa ketemu sahabat-sahabatkuuu. Bandung is perfect, as always :)
Hadiah ulang tahunku dan Agung yang ke-18. Viva JanSport!

How I love this boy :)

Oi-Agung-Alfi-Nisa. Happy! :)
 
5.  Di kampus sini, aku punya temen-temen baru yang deket. Yang biasa kita tiap hari kemana-mana bareng, belajar bareng, makan bareng. I love them. Sebenernya kita bertujuh, tapi di foto ini kita cuma berlima karena pas di acara yang di Monas ini Wulan sama Mada nggak bisa ikut. 


Silmi-Farah-Riwi-Anzak-Rissa

Life is good. Allah treats me so good. Intinya harus tetep semangat dan menyerahkan segala sesuatunya ke Allah. Bismillah :)

Friday, January 27, 2012

Cancer

Kemarin sekelas bawa laptop ke kampus untuk praktek SPSS modul Riset. Dan setelah itu, karena Wi-Fi kampus subhanallah kencengnya, jadi dipakai untuk download macem-macem. Selain download Glee, video-video apa aja di Youtube, juga download beberapa lagu jaman SMP dulu. Kangen playlist SMP sebenernya hehehe. Jadi mulailah download Hoobastank, Lighthouse Family, Lifehouse, Ronan Keating, dan yang wajib adalah... My Chemical Romance. I was MCR's fan back at Junior High School. 

Download 'I Don't Love You', lha trus bingung mau download apalagi. Akhirnya download Famous Last Words, Cancer, Teenagers, pokoknya lagu-lagu yang bisa ngingetin jaman SMP dulu. Waktu belum pakai laptop masih pakai komputer, waktu masih pakai rok biru tua, main sama temen-temen di Lapangan Merdeka, main di pantai, helipad... Hahaha dan sukses lho ternyata itu lagu-lagu membawaku pada kenangan jaman SMP :,)

Begitu dengerin 'Cancer', padahal saat itu belum paham banget liriknya, langsung diem terenyuh. Yeah, my daddy suffers for cancer now. Cancer nasopharynx st IV. Langsung terbayang-bayang... Googling liriknya, ternyata... Ya ampun dalem yah :,)

Now turn away.Cause I'm awful just to see.Cause all my hairs abandoned all my body

All my agony.
Know that I will never marry.
Baby, I'm just soggy from the chemo,
But counting down the days to go
.

It just ain't living.
I just hope you know.
That if you say goodbye today.
I'd ask you to be true.

Cause the hardest part of this is leaving you.
Cause the hardest part of this is leaving you.

Sekarang bapak sedang kemoterapi juga radioterapi. Tapi beliau keliahatan selalu bahagia dan baik-baik saja. Semoga pengobatannya lancar, dan selalu diberi kesehatan. Amin Ya Allah :)

Nah di bawah ini ada video buatan fans sih tapi kok nyentuh yaaah? Hehehehe :')


Friday, January 20, 2012

Prayers

Ketika nulis blogpost ini, jam menunjukkan hampir setengah dua dinihari. Mata sebenernya udah ngantuk pengennya merem aja tapi dipaksa tetep melek. Besok jam 8 Ujian Sumatif. Sebelum Ujian harus ngumpulin makalah kelompok, hardcopy dan softcopy. Berkas keluarga juga belum beres genogram-nya. Pusing yah mikirinnya. (lha kok malah curhat...)

Ketika nulis blogpost ini juga, berita baiknya bapak dan ibu sedang ada di Jakarta, wohooo! Tapi mereka ada di Jakarta bukan dalam rangka datengin aku, trus kita main, liburan, jalan-jalan. Bukan. Bapak sakit. Intinya itu sih. Dan disini dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Now he's 64 y.o. Memang usia yang senja I knooow. But never thought that it would be this hard... 

Bapak masih bisa ketawa ketiwi main sana sini di kamarnya sama aku, kok :,) Libur ngampus kira-kira masih hampir 3 pekan lagi. Masih ada satu modul lagi, Riset. Setelah itu ada pekan remedial. Sebelumnya setelah pekan remedial aku kira aku bisa pulang ke Balikpapan. Dan emang bisa, sih. Cuma untuk apa. Hehehe. Bapak dan ibu stay disini sampai hampir dua bulan ke depan. So I'd rather choose to stay here, with them. Bantuin ibuku yang juga masih belum pulih dari combustio-nya.

Aku ngerasa aku kuat kok ngelewatin ini semua. Struggling di campus-life and dorm-life. Disini aku punya temen-temen yang baiiik dan selalu bisa menghibuuur :)) Selain itu juga bolak balik Ciputat-Blok M demi nemuin bapak aku juga bisa koook! :)) I just want to stay there, beside him. Put a smile. And build a hope. 
Kadang kalau udah kayak gini... Aku pengen dan selalu beranda-andai Agung ada dan kuliah disini. Kayaknya aku bisa jadi lemah selemah lemahnya ya di depan dia. Nangis. Cerita. Cerita apa aja kayaknya oke. Cerita-cerita yang nggak aku ceritain ke temen-temen. Kelemahan yang nggak mungkin aku tunjukkin ke bapak ibuku supaya mereka juga nggak lihat aku sedih. I need him. Tapi dianya juga sibuk. Aku kosong, dia sibuk. Dia kosong, akunya ada kegiatan. 

Akhir kata, aku masih tetep bahagia dan semangat. Masih ingin lihat bapak sembuh kayak dulu lagi. Sedang siap-siap untuk radioterapi 30 kali sampai bulan depan. Setelah itu lanjut kemoterapi kalau memang dibutuhkan.

Mohon doanya ya untuk bapakku. Semoga beliau dapat menjalani pengobatannya dengan baik. Allah memberikan yang terbaik untuk beliau. Aku nggak pernah memaksa minta untuk sembuh total kok, yang penting yang paling baik di mata Allah, Insya Allah aku terima dan bahagia. Asal bapak juga bahagia... Nggak sabar besok siang. Pulang ujian dan kuliah pengen langsung ke RSPP. Gonna meet my daddy... :))

Dear daddy, I'll do anything as long as you happy. If my presence there could boost your strength, I'll do.