Friday, October 29, 2010

Dear Allah,

Fly me to Jakarta then drive me to Bandung, please...

  







I really really miss Agung and Alfi... :(

*pictures from my last trip to Jakarta and Bandung

Wednesday, October 20, 2010

20.10.2010

LDR itu susah. Buat yang biasa bilang "Kunci utama dalam LDR adalah komunikasi", komunikasi lancar tapi kok tetep berantem, ya? Buat yang biasa nasehatin "Yang penting kalian saling percaya...", kalau udah saling percaya, tapi masalah yang muncul bukan soal saling percaya, gimana? Buat yang biasa asal jeblak, "Alah, LDR tuh gampang, kamunya aja yang lebay, norak..." Ketauan deh nggak pernah LDR, atau nggak pernah pacaran sama sekali... Huhue

Buat saya, yang bikin LDR jadi susah adalah karena saya berusaha melibatkan Agung dalam setiap urusan. Ambil SIM di kantor polisi, jemput di sekolah, beli tart untuk Birthday surprise teman, sampai beli gitar, dan yang lain... Saya mencoba agar Agung selalu ada untuk saya disaat saya butuh. Begitupun Agung. Yang membuat LDR jadi sulit adalah karena kesabarannya dan kesediaannya selalu ada kapanpun saya butuh. Ketulusannya melakukan berbagai hal untuk saya yang membuat saya kehilangan arah saat dia nggak ada, dan membuat dia kehilangan tempat berbagi saat saya nggak ada.

Yang membuat LDR jadi susah adalah... Bukan komunikasi. Karena kami rajin telepon, SMS, YM, Skype. Bukan saling percaya. Kita merasa sudah saling mengenal cukup lama untuk sampai pada tahap saling percaya ini. Yang membuat LDR jadi sulit adalah... ketika saya tidak punya bahu untuk menaruh kepala, dan dia tidak menemukan kepala di bahunya untuk dirangkul. Itu. Perasaan membutuhkan dan memberi itu.

Soal rindu, ini sudah sangat menjadi-jadi. Berdarah-darah. Saya paling kangen sama bau jaketnya. Bau pewangi pakaian disemprot parfum cowok. Kalau saya jalan dimana gitu, terus nemu bau yang mirip, saya bisa ngikutin cowok yang baunya mirip itu, sampe baunya bener-bener hilang...

by the way Headphone kita sama, lhooo :D

LDR itu sulit ketika kita mencoba tapi hasil dari apa yang kita kerjakan tidak bisa kami dapatkan sama-sama. Saya dengan hasil usaha saya, dan dia dengan hasil usahanya sendiri. Berat sekali rasanya saat hanya bisa melihat wajahnya di layar laptop tanpa benar-benar merasakan kehangatan senyumnya. Atau bahkan ketika benar-benar ingin bertemu, yang bisa didapat cuma suara beratnya di ujung telepon.
Rasanya mau marah, protes, demonstrasi, tapi sama siapa? Siapa yang salah? Nggak ada. Ini sudah terlalu rapi untuk diprotes. Ini sudah terlalu detil untuk diubah... Perasaan membutuhkan dan dibutuhkan itu benar-benar membunuh.

Anyway, di tanggal bagus 20-10-2010 ini, saya terima paket kado dari Agung. Sebenernya paket ini diniatin untuk sampai di Balikpapan tanggal 13-10-2010 pas anniversary tiga tahun empat bulan. Tapi karena satu dan lain hal, baru bisa sampai di tangan saya hari ini. Yah, at least masih ada yang spesial di tanggal bagus ini.

Isi paketnya apa aja? Jreng jreng...


 1 boneka Eeyore, 2 hardcase BB, dan 3 kertas (amplop dan dua lembar) surat yang menyentuh.


Suka banget sama hardcase merahnya. Motifnya lucu, uuuuuuuuuuuuu.

Biasanya kita kalau ada yang ulang tahun kadonya sesuai request dan dibeliinnya juga bareng. Jadi kado saya akan dibeliin nanti kalau saya ke Bandung atau Agung ke Balikpapan. Begitu juga dia yang bakal ulang tahun bulan depan. Nah lho yang diatas apa? Kado sementara, huhue. Tapi kado sementara ini sifatnya hadiah-hadiah simpel yang biasa kita kasi ke orang yang kita sayang. Contohnya, saya juga kasi guling kecil Taz Baby di Bandung lalu. Ya, sesuatu yang kita tahu dia bakal suka kalau dikasi itu.

Daaan, saya mau bilang terima kasih banyak untuk si penyedot perhatian saya yang selalu ada untuk saya dan berusaha melakukan hal-hal apa saja untuk membuat saya senang. Terima kasih banyak untuk selalu ada disana, mendengarkan, dan menjawab. Terima kasih banyak selalu berusaha memberi bahkan disaat aku dingin menolak. Terima kasih banyak karena membuat semua yang sulit menjadi tidak terlalu sulit. Suatu saat nanti, usaha kita akan kita nikmati sama-sama. Love.

Sunday, October 17, 2010

Deskmate; or you can call it, chairmate


Teman sebangku di masa sekolah adalah 'sesuatu'. Bayangkan, dari SD sampai SMA, saya sekolah enam hari seminggu. Waktu SMP, hari Sabtu cuma untuk ekskul, sih. Setiap hari datang ke sekolah, dan duduk sebangku dengan seseorang yang hampir tiap hari kita temui. Kayaknya bakal jadi orang pertama yang kita sapa ketika sampai sekolah. Dan di SMA, teman sebangku ya teman sebangku setahun, nggak ganti-ganti, kecuali sakit atau nggak sekolah hari itu. Well, saya mau bagi sedikit cerita tentang... teman sebangku.

Teman sebangku kelas X: Deazy Permata Sari (X-Aks) dan Sarini Ansyar (X-2)

Jreng jreng. Kenapa bisa dua orang? Dea trus Sarini? Oke tiga bulan pertama saya di SMA, saya habiskan di kelas Akeselerasi. Selanjutnya saya minta turun ke kelas RSBI. Kenapa? Karena saya nggak tahan dan nggak suka cara belajar di akselerasi. Selama tiga bulan di akselerasi, saya duduk sebangku sama teman sebangku saya waktu SMP juga, Dea! Nah turun ke X-2, awalnya tiga bulan saya duduk sendirian. Jumlah murid di kelas ganjil, dan saya duduk sendiri. Masa-masa pahit, tuh. Terus masuk semester dua, ada temen yang pindah, saya duduk di bangku temen yang pindah itu. Yap, di samping Sarini.





 Foto-foto pakai webcam, haha

Sarini orangnya baiiik banget. Satu kata yang terlintas di kepala kalau inget dia: CERIA! Dia orangnya ceria banget kayak nggak punya beban hidup. Kita suka cerita-cerita macem-macem; tentang keluarga, masa SMP, impian-impian. Kalau dia sih, yang paling saya inget ya ceritanya tentang gebetan kakak kelas. Gimana jalan ceritanya sampe dia bisa jalan bareng sama kakak kelas itu, wahaha. Saya ingat masa-masa dia nyoba AFS, Paskibra. Dia hampir nggak pernah marah. Dia nggak punya mood yang naik turun yang bisa bikin temen sebangkunya bertanya-tanya saat dia diem, "What the hell is she?". Tapi satu hal yang diinget banget, dia gampang nangis! Laptopnya atau HPnya kenapa dikit ,nangis. Tapi ya itulah Sarini, teman nyontek yang baik, my forever partner in crime.  Tempat duduk kita di pojok paling belakang. Kita biasa bawa laptop ke sekolah dan menggunakan fasilita wi-fi dengan bijak. Jam pelajaran, laptop tetap dibuka dan kita internetan nggak capek-capek. Kita pencinta nasi kuning. Kita suka makan nasi kuning di jam pelajaran karena kita duduk paling belakang jadi nggak keliatan, dong. Kita suka banget foto-foto pake webcam. Kan duduk paling belakang, nggak ada yang nyadar. Well, walaupun nggak sampai setahun duduk bareng dia, saya banyak belajar dari Sarini. Dia ceria, dan saya nggak seceria dia. Dia penuh optimisme dan saya orangnya kepikiran banget deh sama segala sesuatu. Dan yang paling saya inget, saat dia bikin cepren untuk tugas Bahasa Indonesia. Katanya cerpen itu dia banget. Dia yang orangnya takut ikut lomba-lomba karena ngerasa nggak bakat dari kecil. Saya waktu itu cerita sedikit pengalaman jatuh bangun saya dari SD, dan setelah itu dia ikut Lomba Kaligrafi di sekolah, dia JUARA DUA! :D

Teman sebangku kelas XI: Tri Handani (XI IPA 2)

Yay masuk IPA! Dua kata kalau inget Tri: Suka ngalah! Dia orangnya baik banget. Kita suka cerita-cerita tentang... kehidupan dan macem-macem. Partner nyontek yang baik dan waw saya tahu saya sangat merepotkan atas keterbatasan saya mengerti Fisika :P Tri kalem banget. Sensitif. Mood naik turun. Dan susah ketebak. Pagi happy, siang sendu. Kalau sama dia, saya bisa jadi gila-gila ceria gitu tapi jleb dianya datar, huhu. Tapi, sekali lagi deh, dia baiiik banget. Orangnya suka ngalah, well yang ini agak merepotkan juga kadang-kadang. Setiap pagi saya dateng, mukanya standar aja, tapi kalau dia masih duduk tegak, wah artinya moodnya bagus. Kalau dia menaruh kepala di meja, wah firasat buruk. Moodnya nggak semudah cuaca untuk dibaca. Dia juga suka nangis. Dia pencinta film, dan sayangnya saat itu saya bodoh soal film Hollywood, nggak nyambung jreng. Dia punya masalah percintaan, dan saya nggak suka dicurhatin, huhue. Tapi dia itu, penyemangat yang hebat. Heran, saya sering ngutang ke dia. Kalau kerja kelompok pasti selalu merasa merepotkan saya padahal enggak. 



 Keliatan nggak betapa berusahanya saya supaya gila supaya dia ikut ketawa? Hehehe.
 
Tri orangnya lurus banget. Kalau diajak bandel-bandel dikit gitu pasti gamau, hehe. Saya makan pas guru di depan ngajar, dia pasti geleng-geleng kepala, padahal kan kita duduk di belakang! Tri suka hujan, suka matahari pagi. Well, setahun sama dia, saya belajar banget jadi orang yang lebih mengalah, dan mengontrol diri. Saya ngaku deh saya egois. Dan dia ngajarin saya untuk mementingkan orang lain juga. Nggak egois, dan menjaga perasaan orang lain. Satu lagi, saya belajar untuk nggak punya mood naik turun, karena saya nggak mau temen sebangku saya ngomong, "What the hell is she?" ketika ngeliat saya nangis tiba-tiba.

Teman sebangku kelas XII: Chessie Imanda Saib (XII IPA 2)

Nggak kebanyang bakal sebangku sama pecinta sepatu satu ini. Saya naik kelas XII, dan masuk ke kelas netral. Maksudnya buat temen-temen yang sebelumnya di kelas X atau XI kayak punya geng atau teman main, di kelas saya nggak ada yang segeng. Kayak dari satu geng diambil satu atau dua orang terus dikumpulin di satu kelas. Jadi nggak ada geng yang nyolok. Netral, dan semua membaur. Saya bingung mau duduk sama siapa. Sempet ngetweet atas kegelisahan nggak punya teman sebangku dan dijawab Chessie, "Sama aku ajaaa." Akhirnya, hari pertama kita sebagai anak kelas XII dimana hari itu Spanyol jagoannya Chessie jadi Juara Dunia, kita duduk sebangku. 


  Us with the 'twin notebook'. Mine is my birthday gift from Chessie :)

Udah tiga bulan lebih sebangku, satu kata yang ada di kepala saya tentang Chessie: Cerdas. Dia ranking satu di kelas XI. Punya pengetahuan umum yang luas. Suka fashion. Suka Hollywood. Nggak tau kenapa, saya kayak menemukan satu kepingan puzzle yang pas untuk menempati puzzle diri saya. I ever tweeted, "Seperti menemukan teman yang selama ini saya cari..." Moodnya Chessie nggak naik turun. Tapi kalau hari itu ulangan, saya tahu dia pasti agak bad mood dan kayak ada tulisan di kepalanya "JANGAN GANGGU DULU DONG MAU BELAJAR BUAT ULANGAN". Saya biasanya nanya hal seperlunya. Kalau pagi saya datang, dia sering banget lagi ngerjain PR, dan abis itu saya nyontek PRnya dia, huhue. Partner nyontek yang sangaaat baik. Kita berdua suka cari bocoran. Oh ya, dia agak nggak berani buka buku kalau ulangan, jadi dia yang hapalin halamannya, saya yang buka bukunya. Nanya apa aja ke dia kayaknya dia tahu. Ngobrol sama dia kayak ngobrol sama Wikipedia versi cewek, jadi full pengetahuan gitu tapi tetep ada sentuhan emosional ala cewek :) Dan pengetahuannya tentang Hollywood jempol deh. Tentang fashion dan online shop, apalagi... She's just like a combo. Pinter di sekolah, wawasan luas, jago ngomong, cakap di fashion, pacaran juga, internetannya kenceng, belanja tetep jalan. Ngobrolin masa depan sama dia juga asik. Pikirannya luas, dan terbuka! Ngomongin twitter juga asik, ngegosip apalagi, huhue. Dia, berpengaruh banget untuk kehidupan kelas XII ini, karena dia teman sebangku saya. Jadi, semoga saya dapat FK UNPAD, dan dia dapat FK UI1 :')

Oke ini cerita yang panjang banget dan akhirnya berakhir. Semoga enjoy ya bacanya dan bisa menemukan sesuatu dari teman sebangku kita selama ini. Karena dia ada di samping kita, bukanlah menjadi kewajiban dia, tapi dia memilih untuk itu :)

Well, teman sebangkumu kayak apa sih? Hal apa sih yang paling kamu pelajarin dari karakter teman sebangkumu? Share, yuk :)


P.S.: Sarini, Deazy, Chessie pada punya blog, klik daftar di kanan ya kalau mau baca blog mereka :D

Sunday, October 10, 2010

I AM A SEVENTEEN Y.O. HAPPY GIRL \:D/


Sabtu, 02 Oktober 2010 lalu saya resmi berusia 17 tahun. Yay yay yay! Buat saya sendiri, usia 17 tahun untuk cewek bisa jadi adalah sebuah usia klimaks yang dapat menunjukkan kematangan dalam bersikap, mengambil keputusan, dan menjalani kehidupan. Dan kalau buat saya, angka 23 sih yang pas buat cowok. Soalnya... kalau cowok 17 tahun kayaknya belum 'laki' ya, kalau 23 kan lebih 'laki' dan matang. So here I am, the 17 y.o. happy girl \:D/

Jadi, ulang tahun ke-17, saya udah ngarep banget dapet kejutan macem-macem dari pacar.  Saya tahu kita LDR, makanya ngarep dikasi kejutan by phone, skype, atau apa. Haha parah, nggak ada yang terwujud sama sekali. Setengah 12 malem waktu Balikpapan, saya chatting Skype, dikirain pas jam 00.00 bakal dapet kejutan apa gitu di Skype. Eh ternyata... malah saya kecewa berat. Yang saya lihat di video cuma orang lagi ngantuk dan nggak semangat skype, haha parah bener. Kacau. Saya langsung off. Dan yang ngucapin pertama juga bukan pacar. Haha serius parah bener. Parah. Saat itu rasanya kecewa. Saya sempet nangis-nangis.

Wallpaper handphone saya lambang UNPAD, Yay!

Jam 12 teng. Saya masih bangun, sampai jam 2 pagi malah. Ucapan-ucapan masuk. Kebetulan profil-profil internet saya ada shortcutnya di desktop handphone. Jadilah notification masuk terus menerus. Hari itu saya nobatkan sebagai hari dengan notification paling banyak semenjak saya pakai BB. Ngalah-ngalahin waktu Lebaran kemaren. But I'm happy :D Di menu message, BBM, twitter, facebook, YM, ada bintang merahnya. Udah gitu bintang merahnya abis dibuka, ilang, muncul lagi. HP juga dengan getarannya yang nggak santai itu, geteeer mulu. Jadinya saya quite aja deh biar anteng. Tapi... saya sejujur-jujurnya seneeeng banget nerima ucapan-ucapan itu, rasanya kayak diperhatikan orang satu dunia. Dan saya Alhamdulillah sudah berhasil balas semua ucapan-ucapannya satu-satu. Yang di SMS, BBM, twitter, facebook, YM. Insya Allah nggak ada yang kelewat. Pacar nanya, "Ngapain sih dibales satu-satu? Kan capek..." Langsung jawab, " Mereka aja bisa ngeluangin waktu untuk ngucapin, masa kita nggak bisa ngeluangin waktu untuk bales..." Serius, menurut saya, ucapan di hari ulang tahun adalah perhatian yang besaaar banget dari orang-orang, jadi harus dihargai dengan cara apapun. Terima kasih banyak ya untuk yang sudah mengucapkan... :)


Di keluarga saya, ulang tahun bukan sesuatu yang spesial, ya sama aja kayak hari-hari biasa. Nggak ada ucapan, paling cuma disindir, "Cie yang udah 17 tahun..." Soal kado dari keluarga, lebih parah... Nggak ada sama sekali. Kata Ibu, "Kalau mau ngasih sesuatu, ya kasih aja, nggak mesti nunggu ulang tahun." Nice life.

Pagi ke sekolah. Rasanya seneng dooong. Masuk kelas, kaget banget dinyanyiin  temen-temen sekelas "HAPPY BIRTHDAY, TO YOU... HAPPY BIRTHDAY HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY TO YOU..." sambil tepuk tangan. Ah senangnya. Thank youuu :)

Pulang sekolah, kebetulan pulang cepet. Jadi sekolah tiba-tiba sepi aja gitu. Saya lagi duduk ngobrol, terus temen-temen nyanyiin dari belakang, "HAPPY BIRTHDAY TO YOU... HAPPY BIRTHDAY TO YOU...". Sambil bawa tart plus kado-kado. Ah, lovely :)




 


 
 ucapan dari sahabat-sahabat.
TERIMA KASIH BANYAK GENG KUSBANG! CUPS :*


Hari itu, saya dapet beberapa kado. Dari Chessie dapet notes kembar. Dia cover kuning, saya pink. Di dalamnya ada kartu ucapan, dan nyentuh banget. Thanks a lot ya Chessie :")


Dari Sate dan Ikan, dapet gelas 3D Winnie the Pooh. Lucu paraaah. Saya janji sama mereka nanti kalau saya ngekos pas kuliah, akan saya pakai jadi gelas anak kos :D


Dari Gege, dapet boneka Eeyore. Yay! Saya emang suka banget sama Eeyore dan Winnie the Pooh. Thanks a lot Gege :* Bonekanya aku bawa bobo loh, hihi.
 

Sorenya, saya menghabiskan Saturday Night sama Dea. Out to a mall in town and had some dinner. Hari Sabtu dan malam Minggu yang indah... Bisa keluar malem bareng sahabat. Seandainya di Balikpapan ada Agung, Cype, Oi, Cipeng, pasti kita udah pergi berenam. Sayangnya mereka semua di Bandung :( Jujur, sediiih banget nggak ulang tahun bareng pacar. Plus juga nggak dapet kejutan apa-apa yang seru. Seandainya ada dia di Balikpapan, pasti Sabtu malam itu jadi malam minggu pertama keluar bareng :(

Dan akhirnya kemarin Sabtu, 09 Oktober 2010. Saya dan temen-temen sore-sore gitu out for some linner (late lunch and early dinner :P). Dan senang deh rasanya bisa kumpul Sabtu sore sama temen-temen. Terima kasih teman-teman yang sudah dataaaang. Cups :*










  

 

 

Pada akhirnya, Alhamdulillah ya Allah aku masih dapat umur sampai setua ini. 17 tahun yeah. Terima kasih teman-teman untuk semua kejutan dan kebahagiaan. Terima kasih pacar, keluarga, dan semuanyaaa. Terima kasih banyak yang sudah mengucapkan. Terima kasih yang selalu menemani selama ini. Terima kasih banyaaak. You guys really made my day! Love you :)

P.S.: Sebenernya posting ini sedikit dipaksakan supaya dipost tanggal 10.10.10 :P